Larasafina

Larasafina

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 19, 2025
tetesan air pun mulai berjatuhan, seolah langit turut merasakan betapa lelah nya menahan beban, hawa dingin mulai menusuk kulit memberikan sinyal kepada otak agar segera membawa kehangatan. lara, berdiri dengan menatap tajam pria kekar di depannya perdebatan itu tidak bisa di hindari lagi, hujan semakin deras begitupun dengan suara2 lantang dari mereka. " gw bisa sendiri raka " ucapnya begitu lirih, ia lelah dan terus berjalan meninggalkan pria tampan itu sendiri. " gw bisa jadi tempat cerita bahkan rumah buat lo, kasih gw kesempatan buat buktiin rasa gw ke elo" ayunan kaki itu berhenti, perlahan badan kecil itu berbalik menatap tubuh kokoh yang menjulang tinggi di hadapannya, Lara mendongak wajahnya terlihat tegas tapi tidak bisa di pungkiri mata itu menyorot luka. tubuhnya terasa berat dengan beban yang selama ini ia pikul sendiri, " terimakasih udh bertahan sejauh ini" seketika dekapan hangat mulai meluruhkan ego nya. . . . . . HAIIIII plis aku bikin ini gabut klo mau baca silahkan klo kurang suka gapapa kok minta saran nya aja yaaa terimakasih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines