Hai, aku Resha Vonthneer.
Aku selalu berpikir, cinta itu abadi. Setidaknya, begitulah yang diajarkan keluarga Vonthneer-sebuah keyakinan yang mereka segel di bawah kulit.
Tradisinya sederhana : jika kamu akan menikah, kamu menggoreskan nama pasanganmu di tubuhmu. Bukan sekadar tato... tapi sumpah yang tak akan pernah bisa dihapus. Sekali terpatri, ia akan hidup dan mati bersamamu.
Aku menorehkan namanya di lengan kanan. Dave.
Lima huruf yang dulu terasa hangat... kini hanya terasa seperti luka yang membeku.
Daveer Rhozmar, pria yang dulu bersumpah akan menikahiku, pergi tanpa sempat menjelaskan kenapa. Dan aku... terjebak dengan tinta yang tak bisa kuhapus, seolah tubuhku sendiri mengkhianatiku.
Orang bilang waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi waktu tak bisa menghapus tato. Waktu tak bisa menghilangkan wajahnya dari pikiranku.
Jadi, apa yang harus kulakukan? Mengubahnya, menutupinya, pura-pura melupakan?
Atau... tetap membiarkannya ada di sana, sebagai satu-satunya cara agar ia tahu-aku masih menunggunya.
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
ini murni dari hasill pikiran akuu. jangan di plagiat pliss, aku cape mikirin alurr😭
hope u like this pren🫰
nb : very slow update
Sebuah layar hologram muncul didepannya ketika ia membuka matanya. Lebih tak masuk akal lagi jika dirinya bangkit dari kematian setelah adegan bunuh diri yang dilakukannya.
Zergio namanya, seorang anak yang dibanggakan keluarganya didepan kamera dan direndahkan ketika dibelakang kamera.
Memasuki raga seorang tokoh antagonis didalam novel yang pernah ia baca. Sungguh tak masuk akal.
Kisah Gio yang ingin hidup tenang setelah kematian tetapi diributkan dengan misi yang tiba-tiba didatangkan untuk membuat citra dari tokoh antagonis yang ia rasuki menjadi baik.
What the f**k man?!
--
! WARN !
Brothership area
Bromance (sonoan dikit)