Di Bawah Atap Tanpa Kasih (END)

Di Bawah Atap Tanpa Kasih (END)

  • WpView
    Lecturas 15,535
  • WpVote
    Votos 1,114
  • WpPart
    Partes 40
WpMetadataReadConcluida mar, sep 29, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
Universo Paralelo (AU)
Kpop
Temas Sociales
Sebagian orang terlahir beruntung di tengah keluarga yang hangat . Di mana tawa dan pelukan menjadi bahasa sehari-hari, di bawah atap yang hangat oleh kasih sayang. Sebagian lainnya menempuh perjalanan panjang, mencari makna rumah yang belum pernah mereka miliki. Berkelana mencari arti kehangatan itu, berharap suatu hari bisa merasakannya meski hanya sekali. Namun... bagaimana jika takdirmu tidak termasuk keduanya? Jika keberadaanmu hanya sekadar jeda di antara dua kebetulan? Jika dunia memberimu tempat, tapi bukan rumah? Jika keberadaanmu adalah kebetulan yang tidak pernah diinginkan? Jika namamu terucap bukan karena cinta, melainkan karena terlanjur ada? Mungkin dunia tak punya istilah yang cukup lembut untuk menyebut anak yang tak diinginkan, atau memang luka semacam itu tak pernah butuh nama? karna setiap luka tidak bisa dideskripsikan, hanya bisa disembunyian di balik semumyang tampak biasa cusss langsung bacaa, jangan lupa vote, komen dan follow ya yeorobunn love you sekebon all
Todos los derechos reservados
#73
sad
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Blue Hours by the Sea
  • Alvey Diansa [SEDANG DIREVISI]
  • Larik Luka
  • APPA (🥀END🥀)
  • [✔] AMARIS || TERBIT
  • Br(other)s !
  • Ayah Tak Sayang Jaynir [✓]
  • Till Last Breath ✔
  • Sick male lead; Drama/Series/Film
  • Sable
  • Delussion Of Life
  • Keluarga Hampir Cemara
  • BROTHERS
  • Halve Leven
  • Gnossienne.
  • A Couple Time for ACQUIESCE
  • Arkais✔️
  • A Little Thing Called : QUERENCIA [END]
  • Luka yang Tersisa [Kim Gyuvin]
  • Salah Tengah

Ia hidup di jeda yang sunyi. Waktu ketika segalanya terasa menggantung, tidak cukup gelap untuk menyerah, tetapi juga belum cukup terang untuk berharap. Luka-lukanya sudah tidak berdarah, namun masih menetap di tubuh dan ingatan, membuat setiap hari dijalani dengan napas yang tertahan. Dari luar, ia tampak baik-baik saja. Dari dalam, ada dingin yang belum menemukan jalan pulang. Seseorang datang terlambat ke hidupnya. Terlalu lambat untuk mencegah, terlalu jauh untuk menghapus masa lalu. Namun ia memilih tinggal, berdiri di sisi yang sama, menjadi kehadiran yang tidak banyak bicara, tidak menjanjikan kesembuhan, hanya memastikan bahwa ia tidak sendirian melewati hari-hari yang berat. Di antara keheningan, laut, dan sisa-sisa luka yang belum sepenuhnya reda, keduanya belajar bertahan, sampai terang suatu hari benar-benar datang. Bukan badai yang berkepanjangan. ⚠️Sebelum membaca book yang ini, disarankan -aka- diwajibkan membaca bagian satu (Cerita Laut | Senan & Safa) soalnya ini lanjutan dari cerita itu⚠️ Enjoyy。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido