Magnolia;

Magnolia;

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 15, 2025
Magnolia- Keanggunan cinta yang tak lekang oleh waktu. Mia Moree Joelim, 27 tahun, hidupnya berjalan stabil. Sebagai private chef sekaligus asisten pribadi CEO di perusahaan tempatnya bekerja, ia terbiasa mengatur hidup bossnya sambil meracik cita rasa sempurna di masakannya. Namun, satu liburan ke sebuah daerah eksotis yang terkenal dengan kuda liarnya mengubah segalanya. Tanpa peringatan, seekor kuda lepas berlari kencang ke arahnya-dan gelap. Bukannya terbangun di surga, Mia membuka mata di tubuh seorang gadis asing. Aleya Pam Wiraja, tokoh figuran yang tak pernah disebut dalam novel yang ia baca beberapa waktu lalu. Mia yang berpikir ia bisa tetap berada di pinggiran cerita, hidup tenang tanpa terseret drama para tokoh utama. Tapi rencananya runtuh saat Erlangga Dezar, sang pemeran utama pria yang seharusnya memperhatikan protagonis sebaliknya menunjukkan ketertarikan aneh padanya. Setiap langkah untuk menjauh justru membuat Mia semakin dalam masuk ke jalinan kisah yang bukan miliknya. Dan ketika rahasia Aleya mulai terungkap, Mia sadar... mungkin ia bukan sekadar figuran tak berperan, melainkan bagian penting dari takdir yang tak pernah ia pilih. Di antara aroma magnolia yang selalu mengikutinya, Mia harus memutuskan untuk tetap menepi, atau mengubah akhir cerita yang telah tertulis.
All Rights Reserved
#9
pemeran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines