Jeritan Samudra

Jeritan Samudra

  • WpView
    Membaca 41,191
  • WpVote
    Vote 2,873
  • WpPart
    Bab 60
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Agt 24, 2026
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Dark Academia
Fantasi Gelap
Kerajaan Sihir
Kannara Aeliana, gadis blasteran Jerman-Rusia yang terlahir dan tumbuh besar di Indonesia karena obsesi sang ayah dengan legenda putri duyung yang ada di pulau mati, laut yang nyaris tak pernah lagi tersentuh berabad abad lamanya. Abad ke 15, seakan menjadi legenda kelam, namun tak banyak orang yang percaya, sebuah jurnal usang yang ditemukan oleh Hans Schmidt ayah Kannara sendiri. membuat sejarah baru tentang kehidupan putri duyung dimasa kerajaan kuno, dimana sang pangeran mencintai putri duyung. Hingga membuat sang raja mengerahkan seluruh prajurit untuk menghabisi sosok putri duyung dengan kejam, karena dianggap sebagai ancaman. Namun siapa sangka, kecelakaan tragis yang dialami Kanna justru menyeretnya pada dunia yang selalu dianggapnya mitos belaka, dan di dunia itulah perjalanannya dengan Pangeran Axasia dimulai, bersama misteri laut dalam yang tak pernah terjamah oleh manusia. Akankah Kanna mampu kembali kedunianya? Atau justru dia akan terjebak selamanya sebagai putri laut sang legenda.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
samudra
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Unwritten Lady
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • Hanya Ingin Menjalani Hidup Santai dan Menunggu Kematian,
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • AS : The Side Character's Rebirth

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan