All the Things We Left Unsaid - HARUKYU [END]

All the Things We Left Unsaid - HARUKYU [END]

  • WpView
    Reads 15,534
  • WpVote
    Mga Boto 1,346
  • WpPart
    Mga Parte 28
WpMetadataReadMatureKumpleto Tue, Nov 25, 2025
WpInfo
Fanfic
TREASURE
Noe menikah dengan pria yang hampir tak ia kenal-dingin, berjarak, dan seolah tak punya hati. Aturan mereka sederhana: jangan ikut campur, jangan sentuh, dan jangan pernah berharap cinta. Tapi ketika tatapan datar Drevan mulai retak, Noe sadar... ada hal-hal yang lebih berbahaya dari jatuh cinta-yaitu menemukan kebenaran yang seharusnya tetap terkubur. ⚠ CW: 🔞 | BxB | Harsh Words/frontal | Imperfect Grammar (Intentional Style) ⚠ Expect raw emotions, intense dialogues, and unapologetically flawed characters. Proceed with an open mind and a heart ready to break.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Obsession Overdose
  • Possessive Male Lead
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Given || Ju Jihoon
  • Rewriting The Villain (END)
  • Your Daddy My Husband
  • I'm Not Just a Figuran
  • PAMENGKU | NOMIN
  • A House Between Us

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman