Story cover for See us by DumyBunny
See us
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Aug 15, 2025
Puisi tentang kehidupan atau sebuah perasaan yang tak bisa diungkapkan. Entah, perasaan kelelahan atau sebuah kebingungan. Rangkain kata yang menggambarkan sebuah penderitaan pada sebuah tubuh rengkuh yang kehilangan jiwanya.
All Rights Reserved
Sign up to add See us to your library and receive updates
or
#679kata-kata
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover
Leonids cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover
My SIN (GXG iam Lesbian)  cover
My Wish cover
adek cimol cover
OBSERVE [GeminiFourth] cover
Musim Tak Bernama  cover
Rembulan Yang Sirna cover

Pikul Pilu Pada Pulangmu

18 parts Ongoing

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026