Bad boy falls in love

Bad boy falls in love

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Siapa nama lo?." Suara lelaki itu yang dalam bergema di telinga seorang gadis yang menatapnya dengan penuh minat. "A-abila!." Jawabnya tergagap "Apa cewek itu ngeliatin kita?." Lelaki itu melirik ke arah gadis lain yang tengah memperhatikan mereka dengan mengepalkan tangannya. Abila yang mengerti maksud lelaki tampan yang berdiri di hadapannya itu langsung mengangguk pelan. "I-iya." "Good!." Tanpa berkata apa pun lagi, lelaki itu langsung mencium bibir Abila Dan, tidak ada yang menyangka bahwa ciuman itu yang akan menentukan nasib mereka. Satu ciuman dari bad boy tampan dan semua berakhir bagi Abila Sejak orang tuanya meninggal, Abila Beyza Auliandra lebih suka menjalani kehidupannya dengan tenang. Pemalu dan pendiam, Abila hanya bisa bersikap bebas ketika berada di dekat sahabatnya, Rafka Shankara Arsala pemain basket yang sedang naik daun di sekolah mereka. Tetapi, apa yang terjadi ketika pesona polos Abila menarik perhatian bad boy yang terkenal itu? Zerga Ergino Byantara tidak percaya pada cinta atau semacamnya. Dia hanya peduli dengan popularitasnya dan suka menindas. Karena menyimpan kebencian yang mendalam terhadap Rafka Shankara Arsala, Zerga akan melakukan apa saja untuk menyingkirkan saingannya! Dan setelah selama ini Zerga baru menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menyakiti Rafka adalah dengan menghancurkan hati Abila. Awalnya takut pada Zerga, Abila segera mendapati dirinya terpecah antara kesetiaannya kepada sahabatnya dan ketertarikannya yang berbahaya kepada Zerga Ergino Byantara Apa yang akan terjadi ketika rencana Zerga terungkap? Akankah lelaki itu berhasil menghancurkan hati Abila? Atau akankah si bad boy itu akhirnya jatuh cinta dan terjebak dalam permainannya sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines