Hi, Kakel Cantik! [THE END] ✅

Hi, Kakel Cantik! [THE END] ✅

  • WpView
    Прочтений 1,909
  • WpVote
    Голосов 1,264
  • WpPart
    Частей 27
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published птн, июл. 24, 2026
#Barudak_Tobat_series_02 Laika Aurella-Kapten regu cherleeder yang hanya ingin menikmati hidupnya di dunia yang sementara ini, dengan mencintai, mencegili dan mengkoleksi semua barang-barang tentang cowok-cowok K-Pop.Tapi, semua harapannya harus hancur saat dia dapat surat cinta dari adek kelas yang beda setahun dari dia! Plot twist nya lagi, adek kelas itu adalah Kapten basket yang mempunyai cegil yang hampir setara dengan cegil Bangtan! Hidup bahagia Laika hancur berkeping-keping setelah kejadian surat itu! Belum lagi, teror dari cegil-cegilnya si Kapten basket. "Ngapain lo senyam-senyum kek gitu, ada yang lucu? Hah?!" Sentak Laika. "Kok tahu sih, ada yang lucu. Muka lo tuh yang lucu, kinyis-kinyis. Pengen gue jadiin calon istri!" Reza tersenyum jahil dan mengedipkan mata genit ke Laika. "Heh! jangan berani-berani ya lo deket-deket sama cowok gue" "Ya harus dong! lo kan udah ngerebut Reza dari Fanya" JANLUP VOTE NYA YAAAA! GAK FOLLOW GAK PAPA, MINIMAL VOTE DILARANG KERAS PLAGIAT CERITA INI ⚠️ [MIKIRIN CERITA INI SUSAH YA]
Все права сохранены
#18
ceritaremaja
WpChevronRight
Серии

Barudak Tobat

  • Cegil Is My Love (New Version) [THE END]
    45 Части
  • 27 Части
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • The Villain Mother
  • Hello, KKN!
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Be My Wife
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Nala dan Mas Juragan
  • My Celestia [ON GOING]
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor

HAPPY READING ❤️‍🔥 Nama Thania digunakan untuk interaksi luar/fisik, sedangkan nama Zeva digunakan untuk kesadaran/jiwa aslinya di dalam hati. Ini sengaja saya bedakan agar konflik batinnya lebih terasa. Selamat membaca!" --- "Eungghh..." Zeva mengerang. Hal pertama yang ia rasakan adalah kepalanya yang serasa berat dan berdenyut. Saat ia mencoba menggerakkan badan, tulang-tulangnya terasa kaku dan pegal luar biasa. "Nyonya? Nyonya Thania sudah sadar?!" sebuah suara parau penuh haru terdengar di dekat telinganya. Zeva mengerjap-erjapkan matanya yang masih buram. Begitu pandangannya fokus, ia tidak melihat langit-langit putih rumah sakit atau wajah panik orang tuanya. Alih-alih, ia menatap langit-langit kamar mewah dengan desain interior klasik yang sangat asing. "Aduh, kepala gue..." Zeva memegang keningnya, lalu menoleh ke samping. Ia terlonjak kaget melihat seorang wanita paruh baya berpakaian pelayan sedang menangis sesenggukan sambil memegang tangannya. "Akhirnya Nyonya bangun. Bibi takut sekali Nyonya kenapa-kenapa." Zeva mengernyitkan dahi. "Nyonya? Bibi?" Ia bangkit duduk dengan perlahan meski kepalanya masih berputar. Ia memandangi tangannya yang tampak lebih dewasa, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kamar yang luasnya tidak masuk akal itu. "S-siapa ya? Terus... ini di mana? Kok gue bisa di sini?" tanya Zeva dengan nada bingung sekaligus waspada. Wanita yang menyebut dirinya Bi Minah itu langsung terdiam, matanya membelalak kaget. "Nyonya... Nyonya tidak ingat saya? Ini rumah Nyonya sendiri, rumah Tuan Devan." Zeva tertegun. Nama-nama itu terasa tidak asing. Otaknya mencoba memproses informasi tersebut sampai akhirnya ia teringat buku novel yang ia lempar ke sofa tadi malam. "Bentar... jangan bilang gue masuk ke novel sampah itu?" gumam Zeva dengan wajah pucat pasi.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту