Dua jiwa. Dua luka. Satu takdir yang mempertemukan mereka tanpa suara.
Nur Shazlin Sofea, seorang gadis yang pernah percaya pada cinta, namun berulang kali dikhianati hingga hatinya terkunci rapat. Trauma silam bukan sekadar kenangan, tapi menjadi penyakit yang memerangkap tubuh dan jiwanya. Dia sudah tidak percaya pada sesiapa sehinggalah seseorang hadir, tanpa sengaja membuka kembali pintu yang tertutup.
"I didn't believe in love. Not until I was the one who found it." - Nur Shazlin Sofea -
Muhamad Arief Ahnaff, seorang lelaki dingin yang sudah terlatih untuk tidak merasa apa-apa. Sejak kecil, dia belajar untuk bertahan tanpa kasih sayang. Cinta tidak pernah termasuk dalam hidupnya sehinggalah satu pertemuan merubah segalanya.
Dia tidak sekadar jatuh cinta. Dia jatuh dalam, terlalu dalam.
"I never knew what love truly was until I met you. You didn't just light up my world. You became my star." - Muhamad Arief Ahnaff -
Namun bahagia itu bukan destinasi, ia adalah ujian. Bila rahsia demi rahsia terbongkar, bila luka lama kembali berdarah...
Janji setia mula dipersoal.
Dan saat segalanya hampir musnah...
"Ceraikan aku, Muhamad Arief Ahnaff!"
- Nur Shazlin Sofea -
Dendam masa lalu yang belum selesai kini menghantui mereka.
Mampukah mereka pertahankan rumah tangga yang dibina atas kepercayaan?
Atau cinta mereka akan terkubur di bawah bayang-bayang kesilapan yang tak termaafkan?
Bila dia jatuh, dia jatuh dahulu. Tapi bila lelaki itu jatuh, dia jatuh sepenuh hati.
Dan kali ini... dia tidak akan melepaskan.
"𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙝𝙚𝙧𝙤𝙞𝙣 𝙩𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙝, 𝙢𝙖𝙠𝙖 𝙝𝙚𝙧𝙤 𝙩𝙖𝙠𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝."
- 𝒷𝓎 𝒜𝓈𝓊𝓃𝓃𝒶𝓇𝒶𝒶
Noah Haidan |
Haura Medina
~
Hubungan yang sudah terjalin hampir tiga tahun itu memang indah.Bagaikan fantasi.Bagaikan ilusi.
Dia,Noah Haidan.
Seorang penulis buku yang pada mulanya tidak diiktiraf kehebatannya.Setiap penat lelahnya tidak mendatangkan sebarang hasil yang menguntungkan.Semuanya ditolak mentah-mentah.Mujur dengan adanya si dia,Noah mampu bertahan sehingga sekarang.
Haura Medina.
Gadis yang luarannya sungguh luhur,halus dan sangat lembut.Namun jiwanya begitu kental.Sangat utuh.Dia,gadis yang sentiasa ada bersama Noah ketika susah dan senang,ketika ombak membadai,ketika angin membayu.
Namun di kala Noah semakin mencipta nama dan hampir mempunyai segala-galanya,wujudnya bibit-bibit persengketaan antara mereka sehingga hubungan manis itu tergugat.Haura mula menjauh.
"I fight for him as my priority until I realize I need to fight for myself."
Saat itu,Noah bagaikan tersedar.Sedar dari mimpi yang dia ciptakan sendiri.
"I regret because the way I protect her actually kill her inside slowly."
Haura,dia menyimpan seribu satu duka yang tercipta hanya untuk dia.
"Aku akan teruskan perjuangan dalam diam ini meskipun tiada siapa menyedarinya kerana aku tahu...Kehadiran aku hanya sekadar bayang-bayang."