Terjebak Cinta Denganmu!

Terjebak Cinta Denganmu!

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 21, 2025
Jatuh hati pada pandangan pertama sudah hal lumrah dikalangan anak muda ataupun orang dewasa, sama halnya seperti pria satu ini Terjebak Cinta dengan wanita yang bahkan tidak ia kenal, dan lebih tepatnya lagi hanya sekilas bertatap muka. Surya Tandika, pria dengan setelan kaos oblong hitam dan celana Levis pendek hitam, di padukan dengan sepatu putih kebanggaan nya. Sore itu Surya berkumpul dengan teman seperjuangan di salah satu taman wisata Hutan Talang. Tak sengaja mata pria itu tertuju pada satu wanita yang tengah asik bercanda tawa dengan temannya diatas motor, keadaan wisata begitu ramai dan padat. wanita dengan menggunakan sweeter coklat, menarik sudut pandang mata Surya yang sulit untuk di palingan, terlebih lagi wanita itu memiliki senyum yang sangat amat manis di mata Surya. Tanpa di sadari mata mereka saling bertemu pandang, alih-alih ingin berkenalan sepertinya alam semesta serta seisi bumi ini tak mendukung Surya untuk bertemu dengan calon wanita pujaan. Tidak akan membiarkan hal itu terjadi Surya mencari sosial media tentang wanita itu. Dan Yap! dari itulah cinta perlahan-lahan mulai menjebak mereka. HAPPY READING 🤗🫶 [JANGAN LUPA VOTE, KOMEN AND SIMPAN DI READING LIST KALIAN🥰😚]
All Rights Reserved
#28
wattpad2025
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines