Di Antara Kita, Ada Dunia

Di Antara Kita, Ada Dunia

  • WpView
    Reads 1,573
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 29, 2025
Sunghoon dan Jay sudah kenal sejak mereka masih ingusan. Rumah mereka hanya berjarak tiga gang, dan sejak TK, orang-orang sudah terbiasa melihat dua bocah itu datang dan pulang sekolah bersama. Bagi Sunghoon, Jay bukan sekadar sahabat-dia sudah seperti keluarga. Dan entah sejak kapan, Sunghoon punya kebiasaan untuk selalu memastikan Jay baik-baik saja. Dari hal sepele seperti memastikan botol minum Jay nggak ketinggalan, sampai hal besar seperti marah-marah kalau ada orang yang ganggu Jay di sekolah. Masalahnya, sikap itu nggak pernah benar-benar hilang meski mereka sudah beranjak remaja.
All Rights Reserved
#59
hoonjay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • REGAN's Crazy Wife
  • Drama di Pintu Kosan
  • Chana's Transmigrasi
  • Change The Plot (Niel)
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • BACKSTREET

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines