Toko Buku Kusnandar [TAMAT]

Toko Buku Kusnandar [TAMAT]

  • WpView
    Reads 1,023
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ada toko kecil di ujung gang Jakarta, di mana cinta bersembunyi di antara lembaran yang berdebu dan hujan yang turun perlahan. Pak Kusnandar menjaga tokonya seperti menjaga kenangan dengan sapu lidi, teh hangat, dan sepasang mata yang menyimpan rindu pada sosok Laras, istrinya yang kini hanya hidup dalam surat-surat tersembunyi dan aroma kertas tua. Lalu datanglah Gita, gadis muda yang mencintai buku-buku klasik lebih dari gawai masa kini, dan Danang, pemuda yang hanya berniat berteduh tapi malah menemukan tempat pulang. Di antara rak yang nyaris roboh dan kursi rotan usang, mereka bertiga menyulam kisah yang tak pernah mereka sangka akan tumbuh menjadi begitu dalam. Namun, toko kecil itu terancam hilang, menjadi korban akan yang namanya perkembangan. Akankah toko itu tetap bertahan dalam dunia yang melupakan huruf-huruf sunyi? Atau cinta, sekali lagi, akan menemukan caranya untuk tetap tinggal? Toko Buku Kusnandar adalah surat cinta bagi pembaca, pengingat bahwa tak semua yang tua harus dikubur zaman dan terkadang, justru di sanalah kita bisa menemukan sejuta kenangan.
All Rights Reserved
#140
complete
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Círculo del Destino
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • EINSTEIN [END]
  • Mulih (END)
  • Sweetly Tied

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines