Ketika Dunia Berhenti Bernafas

Ketika Dunia Berhenti Bernafas

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 21, 2025
Aruna, seorang perempuan muda yang bekerja sebagai penjaga perpustakaan tua di kota tepi laut, tak pernah mengira hidupnya akan berubah drastis. Suatu malam, ia menemukan buku berusia ribuan tahun yang hanya bisa dibuka dengan darahnya sendiri. Di dalamnya tertulis ramalan tentang seorang "penjaga cahaya" yang bisa menghentikan kehancuran dunia. Kemudian hadir Raka, lelaki asing yang penuh misteri, yang tiba-tiba begitu akrab dengan rahasia buku itu. Di balik tatapan hangatnya, tersimpan luka masa lalu dan misi berbahaya. Saat Aruna dan Raka semakin dekat, mereka justru dikejar oleh organisasi bayangan yang percaya buku itu kunci untuk menguasai manusia. Cinta dan pengkhianatan bercampur dengan kejaran waktu. Aruna harus memilih: mempercayai lelaki yang dicintainya atau menjaga dunia dari kehancuran-meski itu berarti mengorbankan hatinya sendiri.
All Rights Reserved
#177
suspense
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines