Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
The Flying Bat

The Flying Bat

  • WpView
    Membaca 54
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 9, 2015
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Ada yang ingin kusampaikan," kata Heidi setengah berbisik. Senyuman yang terukir di wajahnya lebih lebar dari biasanya. Shawn mengerutkan dahinya. "Apa itu?"Tanyanya. "Kau memiliki kebiasaan untuk tidur di pagi hari dan beraktivitas di malam hari, kan?"Tanya Heidi balik. Shawn mengangguk. "Dan aku suka travelling, bepergian ke mana-mana," Shawn mengangguk lagi. "Aku punya pemikiran aneh ini, jika kita berdua digabungkan, kita adalah kelelawar." "Kelelawar?"Shawn terkekeh. "Pikirkan saja! Kelelawar memiliki sayap untuk pergi ke mana-mana dan mereka itu nokturnal!"Heidi berusaha meyakinkan Shawn. Shawn lanjut mengejek pemikiran konyol dari perempuan yang sangat spesial baginya. Dalam hati, menurutnya kelelawar adalah penggambaran yang tepat. Ia berharap, mereka berdua akan tetap bersama menjadi kelelawar selamanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#153
shawn
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • That Feeling |Completed|
  • Adrian & Ayla
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • HAISYA : Gus Haidar & Alesya
  • FASE
  • My Cute Little Guy
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Arsalan Sa'ad Al-Malik

Ketika seseorang memiliki ribuan rasa di hatinya, mencoba memenuhi semesta, itu seperti memakai baju yang kekecilan. Bagaimana rasa senja yang digantikan oleh malam? Bagaimana rasanya malam terganti dengan pagi? Semua akan menemukan tempat dan rasanya masing-masing. Sama seperti Narayan Zelogita yang mengarungi berbagai rasa yang menimpa hatinya. Ada rasa yang menggelitik karena debaran jantungnya, ada kecewa yang membuat lututnya lemah, ada rasa sedih yang membuat akal sehatnya tidak berfungsi, rasa percaya yang membantunya kembali pada tempatnya, dan rasa baru yang tidak bisa dijelaskan dengan butiran huruf lisan. Rasa baru itu datang dari para sahabatnya. Ada Tian si pemberi rasa dingin dan panas sekaligus. Ada Jio yang memberi Zelo rasa manis. Ada Hanan yang memberi rasa kesal dipadukan dengan rasa sayang. Ada Aji yang membantu Zelo mengerti rasa empati dan cerahnya dunia. Ada Tasya, Sena, dan Syasa yang memberi Zelo rasa bagai permen yang banyak rasa. Serta, ada Ajun yang memberikan rasa kompilasi dari semua rasa yang ada selama Zelo bernafas. _That Feeling_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan