Outer Demon God

Outer Demon God

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 19, 2025
Cerita ini adalah sebuah horor kosmik tentang kehancuran mutlak kosmos ketika berhadapan dengan entitas purba yang disebut Manifested Eye of Terror, bagian dari kekuatan yang lebih besar yaitu Outer Demon God. Kosmos awalnya retak perlahan, hukum-hukum realitas mulai runtuh-waktu, gravitasi, bahkan konsep hidup dan mati jadi cair. Saat keputusasaan mencapai puncak, muncul sesosok misterius bercahaya dengan tombak retak: Dimensional Warden. Ia bukan penyelamat mutlak, melainkan "cahaya terakhir" yang mencoba menunda akhir. Namun perlawanan itu hanya ilusi. Pada akhirnya, tatapan Manifested Eye of Terror menghapus segalanya: Bintang terakhir padam. Dimensi terakhir runtuh. Konsep akhir itu sendiri ikut dilenyapkan. Kosmos tidak sekadar hancur-kosmos dihapus dari kemungkinan pernah ada. Tidak ada yang mati, tidak ada yang tersisa. Hanya Mata itu sendiri, berputar dalam kehampaan yang tak mengenal saksi, tak mengenal waktu. ⚫ Inilah klimaks cosmic horror murni: sebuah akhir yang bukan sekadar kiamat, melainkan penghapusan total eksistensi.
All Rights Reserved
#3
hororkosmik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • TUMBAL PESANTREN
  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • Sukma Lara [END]

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines