Malam hujan mempertemukan dua jiwa asing: Mohan, lelaki yang hidup dengan luka lama, dan Aqeela, gadis yang terlalu berani menatap retakan dalam dirinya.
Di balik tawa dan panggung, Mohan menyembunyikan trauma yang setiap saat bisa meledak, merobek dirinya dan orang-orang di sekitarnya. Semua orang mencoba menolong, tapi hanya Aqeela yang mampu menembus dindingnya.
Namun, semakin dekat mereka, semakin jelas bahwa cinta ini bukan tentang bahagia.
Cinta mereka adalah tentang bertahan di tengah runtuh, tentang berpegangan di tepi jurang meski tahu tak ada tanah yang menanti di bawah.
Ketika dunia menentang, ketika luka lama terus menyeret, dan ketika rasa itu tumbuh lebih besar dari yang seharusnya-mereka dihadapkan pada pilihan: bertahan dan hancur bersama, atau melepaskan dengan hati yang selamanya berdarah.
Dan pada akhirnya, "pulang" bukan berarti bersama.
Kadang, pulang adalah nama seseorang yang tak pernah bisa dimiliki... tapi juga tak pernah bisa dilupakan.
All Rights Reserved