ASYA : Perjalanan Hijrahnya (END)

ASYA : Perjalanan Hijrahnya (END)

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 20, 2025
Judul : Asya (Perjalanan Hijrahnya) Genre : Drama religi, spiritual, inspiratif Tokoh Utama: Asya - perempuan muda dengan masa lalu kelam Tema: Taubat, ujian, istiqomah, pencarian cahaya --- Sinopsis pendek : Asya adalah perempuan yang dikenal luas karena masa lalunya yang kelam penuh dosa, kehidupan bebas, dan jauh dari agama. Namun ketika satu per satu hal dalam hidupnya hancur, ia mulai mencari arah baru. Dalam kegelapan yang menenggelamkan, ia menemukan cahaya: hidayah. Namun hijrah bukan jalan tenang. Asya harus menghadapi penolakan, cemoohan, godaan masa lalu, dan ujian hidup bertubi-tubi. Tapi ia memilih untuk bertahan demi diri, demi akhiratnya. Ini bukan kisah malaikat. Ini kisah seorang pendosa yang ingin menjadi lebih baik, dengan seluruh luka dan pengorbanannya.
All Rights Reserved
#2
masalaluyangkelam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines