Speed Dial No. 1 (On Going)

Speed Dial No. 1 (On Going)

  • WpView
    GELESEN 145,716
  • WpVote
    Stimmen 14,810
  • WpPart
    Teile 29
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Juni 23, 2026
WpInfo
Belletristik
Romantik
Slow Burn
Kontak siapa yang biasanya orang-orang sematkan untuk panggilan cepat nomor satu mereka? Emergency service? Keluarga? Pasangan? Yang jelas bukan sopir pribadi, kan? ========== Andrea mengalami kejadian tak mengenakkan di Bali, sehingga harus menghentikan gaya hidup nomadennya dan kembali ke Jakarta. Ketika salah seorang sahabat menyarankan untuk mencari sopir part time untuk memudahkan mobilisasi selama masa pemulihan, dia mudah saja mengiyakan. Ehsan hidup bergelimang harta sebagai PNS sultan. Ketika sohib laknatnya (read: Ismail) mengumumkan bahwa ada seorang teman yang membutuhkan sopir part time untuk mengantar jemput ke tempat kerja dan menyebut jika Ehsan adalah kandidat terbaik, karena tempat tinggal serta kantor mereka berdekatan, Ehsan hanya bisa mendengus sebal. Memangnya dia kelihatan melarat apa???
Alle Rechte vorbehalten
#49
citylite
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • LOVE ME IF YOU DARE
  • Rent a Love Saboteur [FIN]
  • Letters From Manchester
  • Restriction
  • bilang sayang, enggak susah.
  • Drizzle
  • A Fine Line
  • Road Trip to The Moon
  • LIVE IN YOUR SKY AS A STORM ✓
  • Dilatasi Rasa

Kata sahabatnya, Maura Nisitara itu korban drakor doyan halu yang hobinya naksir ke pria yang TERLALU. Terlalu tampan, terlalu kaya, terlalu populer, terlalu pintar, terlalu sukses, pokoknya terlalu jauh dari jangkauannya. Nggak heran kalau Sita jadi jomlo ngenes di usia 27 tahun karena pernyataan cintanya ditolak melulu. Tentu saja Sita punya alasan kenapa dia begitu, tetapi daripada harus menceritakan alasan itu, Sita lebih suka disebut cegil nggak tahu diri. Toh sejauh ini prinsip Sita sederhana: nembak, ditolak, move on. Sampai akhirnya Sita bertemu Juanda Natalegawa, tetangga sebelah unit apartemennya yang benar-benar mendefinisikan apa itu "PRIA TERLALU". Kali ini Sita kena batunya. Skema nembak, ditolak, move on Sita tidak bekerja karena Juan menerima pernyataan cintanya. Masalahnya, itu super duper nggak masuk akal. Belum sebulan mereka berkenalan, dan mustahil pria grade A seperti Juan menyukai Sita. Jadi, bukannya happy karena punya pacar, Sita malah takut. Tapi, mustahil juga Sita mundur dan membatalkan pernyataan cintanya setelah diterima, kan? Kira-kira, kenapa Juan menerima pernyataan cinta Sita? Apa benar, Juan punya agenda terselubung seperti yang Sita takutkan?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien