Kuliah kesehatan bukan hanya soal anatomi, praktik laboratorium, atau jaga malam di rumah sakit. Bagi Naya, mahasiswa keperawatan tingkat akhir, semua mata kuliah bisa dipahami tapi yang paling sulit : perasaan sendiri
Sejak awal, ia selalu punya sahabat setia bernama Raka. Mereka belajar bareng, jaga malam bareng, bahkan tahu semua rahasia masing-masing. Tapi, di balik canda tawa dan keakraban itu, Naya menyimpan rasa yang tak pernah ia berani ucapkan.
Masalahnya, Raka selalu memperkenalkan Naya ke semua orang sebagai "sahabat atau teman terbaikku".
Ya. Hanya sahabat dan teman saja.
Hingga suatu hari, saat praktek di rumah sakit, Raka mulai dekat dengan salah satu perawat senior. Naya mendapati dirinya bukan hanya sibuk dengan laporan pasien, tapi juga berperang dengan hatinya sendiri.
Apakah persahabatan mereka akan tetap sama? Atau Naya harus memilih antara mempertahankan status "sahabat terbaik" selamanya... atau berani keluar dari zona friendzone yang selama ini mengekangnya?
Satu hal yang pasti, di dunia kesehatan, mereka belajar cara menyelamatkan nyawa orang lain-tapi siapa yang akan menyelamatkan hati Naya?
Alle rechten voorbehouden