KODE:OBLIVION END

KODE:OBLIVION END

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 21, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Seorang pria bangun di sebuah pulau penjara bawah tanah yang terkutuk tanpa ingatan, hanya dibekali insting mematikan dan nama yang membuat musuh gemetar: Oblivion. Untuk bertahan hidup dan mengungkap kebenaran tentang dirinya, ia harus membongkar konspirasi mengerikan yang mengubah manusia menjadi monster, sambil berlari dari para pemburu yang ingin mematikannya dan mantan sekutu yang ingin memanfaatkannya.
All Rights Reserved
#701
sci-fi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • The Last Antagonis
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • The Nicholas Obsession : [On Going ]
  • MILIK ALARIC
  • Ervan Carolline
  • The Twin's{END}
  • Second House√
  • Stuck Between The Pags
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines