FLOWER BUDS

FLOWER BUDS

  • WpView
    LECTURAS 44,249
  • WpVote
    Votos 4,754
  • WpPart
    Partes 27
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 25, 2026
*Sudah tamat di Karyakarsa* [MATURE] Demi masa depan nama keluarga, Hwang Taehyung diharuskan memiliki keturunan, sementara istrinya dinyatakan mandul. Suka atau tidak suka, mawar yang layu harus terima dirinya digantikan bunga yang lebih segar dan indah. Namun, perempuan yang datang ke rumah mereka dan diperkenalkan sebagai madu bagi Baek Irene bukanlah bunga mekar yang siap memberikan keluarga kecil mereka keturunan. Choi Jennie hanyalah sekuncup mawar yang belum mekar. -Treewish
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love me or die
  • CONTROLLED CHAOS
  • Jodoh Pilihan Mama
  • Garwo
  • Possessive Male Lead
  • Got Dropped into a Ghost Story, Still Gotta Work
  • TOXIC BOYFRIEND
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • I'm Not Just a Figuran

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido