CINTA DIBANGKU SMK

CINTA DIBANGKU SMK

  • WpView
    LETTURE 126
  • WpVote
    Voti 22
  • WpPart
    Parti 23
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, gen 23, 2026
Di SMK Bina Teknologi, hari-hari kelas 10 penuh dengan tantangan, persahabatan, dan momen tak terlupakan. Nayla Aurellia Salsabila, gadis cerdas jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), bertemu Arga Raditya Wiratama, cowok cuek dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Dua dunia yang berbeda, dua sifat yang bertolak belakang, namun takdir selalu menemukan cara untuk mempertemukan mereka. Mulai dari yel-yel kelompok yang sederhana, lomba taruna, hingga latihan robot mini dan kegiatan ekstrakurikuler, kisah mereka berkembang perlahan. Di sela-sela kegiatan sekolah, kehidupan di rumah, momen bermain bersama teman, hingga liburan singkat, tumbuh perasaan manis dan perhatian diam-diam yang membuat hati mereka berdebar. "Cinta di Bangku SMK" adalah cerita tentang persahabatan, perjuangan, dan cinta pertama yang lahir dari hal-hal sederhana-tatapan mata, tawa bersama, dan kebersamaan di saat-saat paling tak terduga. Sebuah kisah yang mengingatkan kita bahwa cinta pertama sering muncul di tempat paling sederhana: di bangku sekolah. JANGAN LUPA BACA YA!!! VOTE NYA JUGA❤️❤️ #Happy Reading All❤️❤️
Tutti i diritti riservati
#789
kerja
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti