Ring Of Time

Ring Of Time

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 31, 2025
Charta sang pembunuh bayaran mendapatkan misi untuk mencari cincin waktu yang terdapat di Frostspire. Setelah mendapatkan cincin waktu, nasib berkata lain. Sebuah kecelakaan terjadi dalam perjalanan pulang menyebabkan cincin waktu hilang. Cincin waktu yang terlepas dari tangan Charta justru ditemukan oleh Verta, seorang petualang muda yang terkenal karena sifatnya yang nakal. Alih-alih menyimpan cincin itu dengan tenang, Verta justru memainkan cincin tersebut, memperlihatkannya seolah-olah hanya sebuah permainan. Bagi Charta, hal itu adalah penghinaan. Bukan hanya karena misi bayaran yang ia lakukan hancur, tetapi juga karena Verta memperlakukan sesuatu yang bisa mengubah nasib dengan sembrono. Rasa benci pun mulai muncul dilubuk hati Charta. Namun, tanpa disadari Charta, cincin waktu hanya bereaksi pada Verta. Kebiasaan nakal Verta justru membangkitkan kekuatan tersembunyi dari cincin tersebut (kekuatan yang mampu mengubah masa lalu). Dari situlah dimulai perjalanan penuh konflik, pengkhianatan, dan pilihan berat: apakah Charta akan berusaha mengambil kembali cincin itu, atau akhirnya terpaksa bekerja sama dengan orang yang paling ia benci? • Terinspirasi dari Endless Journey Of Love Movie • Cover dari Pinterest
All Rights Reserved
#100
ring
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon (Pending)
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • Male lead Antagonist
  • I Am In Novel?!!
  • Murid Sialan
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Sorry Mr. Husband (END)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines