Gemini; Tentang Dia yang Pergi
Hanya ini yang bisa kutuliskan sebagai rasa penyesalanku padamu. Andaikan kau membacanya, pahamilah. Pahamilah penyesalanku, pahamilah rasa bersalahku, pahami, tapi jangan kembali.
Apa aku salah, saat aku menginginkan ia tak kembali? Apa aku salah, saat kutakut bahkan mendengar nama itu saja? Apa aku salah, saat aku menyalahkan diriku atas salahku?
Aku, Regan Geminandra, manusia paling salah sedunia. Aku, Regan Geminandra, orang terbodoh sedunia. Aku, tak pernah berharap agar ia kembali.
Tapi, bagaimana caranya aku minta maaf bila ia tak kembali? Apa ia tau akan rasa penyesalanku ini?
Ah, aku berharap ia dapat tahu, ia dapat paham, tanpa kuberitahu.
Biarlah aku disini, terdiam ditelan dan dihujam rasa bersalahku sendiri. Biarkan aku, jangan cari aku, jangan sebut nama itu. Satu nama, hanya nama itu saja.
Ayu.
Cinta? Tidak pernah dia rasai dengan hanya perasaan dengan penuh kebencian hadirnya jejaka yang dia tidak minati.
"I can take care myself. Ayah percaya pada Ary. Ary boleh berdikari. What ever you do, I never agree and please ayah.. don't do it." - Saleha Arynie
"And please, we do it for your own good. Ayah tak kesah, you must accept it." - Syed Gabriel
Keadaan berubah dengan lebih teruk. Perbalahan yang berpanjangan. Ketidaksefahaman. Perasaan yang dipenuhi dengan kebencian dan ego yang merubah segalanya dalam diri gadis itu.
"You ungkap sebanyak mana pun, ia tak kan ubah apa-apa dalam hati I ni. I ada hak. Suka hati I apa yang I nak buat. Sampai bila-bila pun, I tetap benci you, Izzam Nik." - Saleha Arynie
"Happy to hear that. Apa-apa pun jadi, I tak akan lepaskan you. " - Izzam Nik
Akan segala kehidupan mereka berubah dengan kebahagiaan?
@nrlshafz
[Ciptaan Dan Idea Sendiri ✔️]
[Kepada Teenager 17+ ]
[⚠️Dilarang plagiat and copy]