Highest Rank:
#74 Cinta Monyet (1September 2025)
Surya & Chiarra - Ketika Cinta Memilih Jalannya ini merupakan buku Novel pertama dari Trilogi Novel Surya & Chiarra, buku ini berisi 37 Bab didalamnya.
Chiarra memiliki sahabat bernama Pelangi mereka sahabatan sejak kecil karena mama mereka juga bersahabat sejak SMA dan selalu menyekolahkan anak-anaknya bersama, usia Pelangi lebih tua 1 tahun dibanding Chiarra namun mereka 1 kelas karena Chiarra masuk sekolah usia 5 tahun, novel ini bercerita tentang kisah persahabatan dan hidup mereka yang dibumbui dengan kisah cinta didalamnya. Saat Kuliah S1 Chiarra, Pelangi, Claire, dan Surya bersama masuk jurusan seni musik, Chiarra merupakan anak yang manis, multitalented dan sangat manja pada sahabatnya. Pelangi sangat menyukai Bunga dan alam, maka Chiarra selalu mengabadikannya dengan memfoto lalu melukisnya, pelangi juga dijuluki Si Gadis Bunga oleh Chiarra sampai kamarnya pelangi penuh dengan lukisan dari Chiarra. Chiarra paling suka gombalin Surya pakai Puisi dan lagu cinta ciptaannya, selepas kepergian Papa Carlo, Chiarra lah yang meneruskannya menciptakan lagu untuk Mama Nada dan Claire. Chiarra juga menciptakan banyak lagu untuk dinyanyikan pelangi. Surya paling suka mengajar anak-anak karena ia sangat suka anak-anak dan mengajar, dimulai dari menjadi guru les privat Samantha. Sejak kelas 1 SMP Samantha menyukai Surya dan selalu mencari cara dan alasan untuk dekat dengan Surya, bahkan merayu Ayahnya agar Surya boleh menjadi Guru Les Privatnya. Surya sangat tertarik, surya menganggap Samantha seperti adiknya sendiri karena Surya merupakan anak tunggal.
Nikmati setiap emosi perasaan yang bisa dirasakan pembaca.. Siapa tahu ini bagian dari kisah cinta dan hidupmu 😁..
Selamat membaca...
Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya.
Namun, malam itu mengubah segalanya.
Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan.
Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah.
"Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis.
"Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh.
Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.