Membimbing Kamu Sampai Surga

Membimbing Kamu Sampai Surga

  • WpView
    Reads 1,527
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 107
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
Aisyah Az Zahra gadis lumpuh berusia 22 tahun, hanya tahu puasa tapi tak pernah tahu cara sholat. Hidupnya terjebak di antara keluarga berbeda agama dan luka masa lalu. Hingga Allah mempertemukannya dengan , kiai muda yang sabar, penyayang, dan penuh ilmu. Dari bimbingan kecil hingga perjalanan iman yang mendalam, Zahra belajar arti sholat, cinta, dan kesabaran. 💫 Apakah hati yang rapuh ini mampu mengikuti cahaya Ashraf? Dan apakah cinta yang lahir dari iman mampu membawa mereka... sampai ke surga?
All Rights Reserved
#51
polisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ISTRI MAGANG [ONGOING]
  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Garis Takdir untuk Jihan
  • Fathul Qarib (Lengkap)
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • (NOVEL) The Husky And His White Cat Shizun/Rou Bao Bu Chi Rou/Erha/2ha
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • Mirage Enigma | Nosung | END
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Cinta dalam Doa [Terbit]

Di usia 30 tahun, Khalif merasa waktunya telah sampai. Hidupnya sudah cukup stabil-pekerjaan tetap, rumah kecil yang nyaman, dan tabungan untuk masa depan. Tapi ada satu hal yang belum ia miliki: teman hidup. Bukan karena ia belum ingin, tapi karena ia belum menemukan perempuan yang membuatnya merasa yakin. Bukan hanya cantik atau cerdas, tapi seseorang yang siap bertumbuh bersama dalam pernikahan. Seseorang yang tidak hanya ingin "menikah", tapi juga memahami bahwa rumah tangga adalah proses panjang yang akan penuh jatuh bangun. Lalu datanglah nama Alya. Gadis 23 tahun, adik dari rekan kerjanya. Khalif nyaris menolak ketika pertama kali ditawari. Terlalu muda, pikirnya. Terlalu polos. Tapi saat proses ta'aruf, Alya berkata jujur, "Saya belum siap jadi istri. Tapi saya ingin belajar." Dan di titik itulah Khalif tersentuh. Bukan oleh keberanian Alya, tapi oleh kejujurannya. Pernikahan mereka terjadi tanpa drama, tanpa janji cinta yang berlebihan. Hanya niat yang baik, restu orang tua, dan doa yang tak putus. Tapi Khalif segera menyadari: menikahi perempuan yang belum tahu cara mengupas bawang ternyata lebih menantang dari semua negosiasi proyek yang pernah ia hadapi. Alya bukan istri sempurna. Bahkan, ia menyebut dirinya sendiri "istri magang" karena semua hal ia pelajari dari nol-memasak, membersihkan rumah, mengatur waktu, mengelola emosi, bahkan cara bicara yang lembut. Namun, justru dari ketidaksiapan itu, Khalif belajar arti menjadi suami. Menjadi pemimpin yang sabar, pembimbing yang tidak menggurui, dan teman yang setia menemani proses, bukan menuntut hasil instan. Dan dalam setiap kekacauan kecil-dari telur gosong sampai baju hasil setrika yang bolong-Khalif menemukan bahwa cinta bukan sesuatu yang datang tiba-tiba, tapi sesuatu yang perlahan tumbuh dari ketulusan, ketidaksempurnaan, dan keberanian untuk mencoba lagi. ________________ GENRE: Romance-Islami, Comedy, Slice of Life

More details
WpActionLinkContent Guidelines