Fragmen Tentang Kita

Fragmen Tentang Kita

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
Dunia, pada akhirnya, memang baik. Ia mengajarkan hal-hal yang bahkan belum pernah kita mengerti, termasuk cara mencintai. Zalethan Oceanis Kye tak pernah tahu rasanya jatuh cinta. Hidupnya dipenuhi kekacauan yang diciptakan keluarganya sendiri, juga rahasia tentang jati dirinya yang bahkan belum ia pahami. Namun sekeras apa pun ia menolak, dunia tetap punya caranya. Pertemuan tak sengaja di perpustakaan kota menjadi titik balik hidup Zale. Seorang gadis berjepit biru-pertukaran tatapan singkat yang cukup untuk membuat dunianya runtuh dalam satu detik. Tetapi dunia, sebaik apa pun, selalu memiliki sisi curangnya. Ketika perasaan Zale sudah sepenuhnya tertambat pada gadis berjepit biru itu, semesta justru memberi keputusan paling kejam. Mereka harus berpisah, bukan untuk sementara, melainkan selamanya. Kini Zale harus memilih: bertahan dan menantang takdir, atau merelakan gadis berjepit biru itu pergi dan melihat orang lain menggantikan tempatnya.
All Rights Reserved
#12
ugm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines