The Sweetest Lies

The Sweetest Lies

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing1h 24m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 23, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
I must have called a thousand times, to tell you I'm sorry, for everything that I've done.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Putih abu-abu
  • MY AYDEN DARHWISH [C]
  • fiksyen buruk cantik
  • Milik Tuan Megat [𝒞 ]
  • SAKITI AKU! [ ✅ COMPLETED ]
  • 𝑷𝑹𝑬𝑪𝑰𝑶𝑼𝑺 𝑳𝑶𝑽𝑬 | C
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • 3 Gadis Bunga (Revamp)
  • RYZZ [C]

Rio menatap gadis yang berjongkok di depannya menangisi kuas yang telah terbagi menjadi dua di depan teras rumah. pria itu menjajarkan berjongkok dan emncoba menatap mata Andini yang angkuh namun kini dipenuhi dengan air mata. "jangan nangis, berisik, saya terganggu" Andini menatap Rio dengan penuh kemarahan. "pasti lo yang kasih tau ke papa dan mama kan?! daar tukang ngadu! harunya lo tau diri! gue udah cukup baik dengan nerima lo di rumah gue!" itulah ucapan kasar Andini yang selalu membal di hati Rio. setelah seminggu berlalu, Andini menatap sebuah kuas yang sama persis terletak di dalam tasnya 'jangan nangis berisik' Andini tau kuas itu dari siapa, dan dari mana asalnya. dan dalam seminggu jantung Andini ebrdetak kembali lebih cepat seperti biasa, ketika ia terlalu dekat dengan Rio, ketika Rio menggendongnya di belakang, atau ektika Rio pasrah menjadi bulan-bulanannya. dan Andini tahu, itu bukan sekedar kagum. ia jatuh cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines