Bossy & Messy

Bossy & Messy

  • WpView
    Reads 24,800
  • WpVote
    Votes 2,289
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 7, 2025
Seka mencari ART pasca dirinya mengalami kecelakaan, agar sang ibu tidak terus datang ke rumah dengan dalih membantu bersih-bersih, di mana tujuan utamanya hanya ingin menanyainya mengenai pernikahan. Sayangnya, sudah tiga ART yang kabur dari rumah selepas beberapa hari bekerja. Alasannya sama, tidak betah dengan mulut pedasnya. Sampai ada perempuan bernama Mentari yang datang untuk melamar menjadi ART di rumah. Satu-satunya hal yang Seka harapkan hanyalah ART yang betah bekerja di rumahnya agar sang ibu berhenti merecokinya dan Mentari berhasil memenuhi itu. Akan tetapi, setiap hari ada-ada saja tingkah Mentari yang serasa tengah menguji kesabarannya.
All Rights Reserved
#78
romansakomedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WHEN I SEE YOU LIKE DAYLIGHT
  • Narasi Tanpa Judul
  • Heart, Blueprint! ✔ (SELESAI)
  • Apa Kabar, Audrine?
  • When I Met You REPOST (TERBIT DAN TERSEDIA DI PLAYSTORE, Karyakarsa)
  • AFTER I MEET YOU
  • Wrong Turn, Embryo!
  • we too Good to be Forgotten [END]
  • melanholic
  • FINDING X [Tamat]

Nala Hapsari Sastrodiardjo ia sangat tersembunyi. Tidak terlihat media, dan hanya terkenal dikalangannya saja. Sang Eyang, Rukmini Sastrodiardjo telah menanamkan berbagai ajaran penting dalam kehidupannya. Dari tutur kata, perilaku dan berbagai aturan dalam kehidupan. Nala tumbuh menjadi wanita yang anggun nan ayu. Namun dua kalimat ini bisa membuat menghilangkan senyum yang selalu ia pertahankan didepan orang orang sesuai ajaran eyangnya. "I can't be in this relationship again, Nala. Let's end this." Dengan tak sopannya, Reza Pramono Aditya, tunangannya membatalkan pertunangan mereka dihadapan banyak tamu undangan saat Sastrodiardjo sedang merayakan ulang tahun hotel milik mereka. "Tidak seharusnya kamu bicara hal sepenting itu di tengah acara seperti ini. Saya harap kamu bisa menemui keluarga saya setelah ini." Nala berpalik arah dan meninggalkan lelaki itu. Ketukan langkah kaki Nala tidak nampak seperti orang yang baru saja di campakkan, berjalan dengan penuh kepercayaan diri, kepalanya terangkat membiarkan orang orang menatapnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines