transisi

transisi

  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Okt 11, 2025
" Lo mata mata nya sekolah SMK 03 kan? " ia berusaha menggertak lawan bicaranya agar berkata jujur dengan cepat " Lo buta ? liat seragam gue, gue anak sekolah sini " " yang bilang lo bukan anak sekolah ini emang siapa hah? " sang empu terdiam sejenak mendengar penuturannya yang masuk akal, kenapa juga dirinya dengan bodoh berkata seperti itu " ya terus kenapa udah jelas tau malah nanya hal yang gak masuk akal " " masuk akal karna lo mencurigakan " seraya menatap perempuan yang ia ikat di kursi bekas milik sekolah lebih tepatnya kursi yang sempat menumpuk di salah satu rooftop gedung sekolah. haii gaissss pliss yaa ini first story aku so bantu vote and coment ya xixixi kalau ada kesamaan nama tokoh , tempat , atau alur pure kebetulan dan ketidaksengajaan kalau emang bener bener ngerasa gak terima ayo bicara baik baik yaaa cintaa
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#283
puber
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan