Catatan di Perpustakaan Lunar

Catatan di Perpustakaan Lunar

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Calista, seorang siswi SMA yang ceria dan sedikit nyeleneh, menghabiskan banyak waktunya di Perpustakaan Umum Lunar tempat ia bekerja paruh waktu. Suatu malam, ia tak sengaja bertemu dengan Raka-cowok misterius berwajah dingin dengan penampilan berantakan tapi entah kenapa bikin penasaran. Pertemuan singkat itu membuat Calista mulai memperhatikan hal-hal kecil di sekitarnya, termasuk dirinya sendiri. Di balik kesehariannya di sekolah dan interaksi kocaknya bersama sahabat dekat, Calista juga hidup dalam keluarga sederhana yang penuh cinta. Ayahnya keras tapi peduli, ibunya lembut tapi tegas, dan keluarganya selalu menjadi tempat pulang yang menenangkan. Namun, siapa sangka kalau pertemuan singkat dengan Raka hanyalah awal dari kisah yang akan mengubah hari-hari Calista-antara tawa, rasa kesal, dan kemungkinan benih rasa yang perlahan tumbuh di sela-sela kehidupan remajanya.
All Rights Reserved
#242
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines