Suatu pagi,hidup Solon berubah dengan cara yang sama sekali nggak masuk akal.
Saat dia membuka mata, langit-langit kamar yang dilihatnya bukan lagi plafon tinggi rumah mewahnya, melainkan ruangan asing yang terasa dingin dan sepi. Jantungnya berdegup cepat. Dia bangkit-dan terdiam. Pantulan di cermin memperlihatkan wajah yang bukan miliknya. Wajah pemuda lain. Namanya Lee Sunghoon.
Sunghoon adalah pewaris kekayaan besar, sama kayanya, sama berlimpah harta. Tapi bedanya, hidupnya kosong. Keluarganya sibuk dengan bisnis, rapat, kontrak, dan nama besar. Semua Saudara kandungnya tak menganggapnya ada, karena kesalahpahaman. Tak ada sapaan pagi, Tak ada tatapan bangga. Di rumah sebesar istana itu, Sunghoon tumbuh seperti bayangan-ada, tapi nggak pernah benar-benar dilihat.
[Walau sudah tamat, tolong tetap memberikan vote dan komen untuk meramaikan book ini. Terima kasih]
Ketika anak seusianya mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tuanya. Kim Sunoo, anak ini harus berjuang demi hidupnya.
8 tahun usianya saat ini. Tentu ia masih lugu, polos dan tidak paham apa yang terjadi dihidupnya
Setiap hari ia hanya berharapa. Apakah Tuhan bisa mengabulkan harapannya.
"Sunoo mau dipeluk ayah sama bunda."
"Sunoo sendirian....tapi ini sudah biasa."
"Wonie dan Kiki kalo sudah besar jangan lupa pada Kak Sunoo ya."
Inilah kisah Sunoo. Yang tertulis dalam catatan buku diary-nya.
Start : 10.10.2021
End : 27.03.2022
Happy reading.....