RedHope
  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 24, 202519m
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Kita reveal cover REDHOPE dulu. Tahniah Wnfhanna.. SELEPAS mengumpul keberanian, Nurin akhirnya bersedia menyertai Pasukan Medikal Taktikal, bersiap sedia untuk berbakti di medan perang yang tidak pernah dia bayangkan. "Doktor? Aku dimaklumkan ada pegawai perubatan baru. Tapi aku tak sangka budak kolej yang dihantar." - KAPTEN IZZ ZAFRAN Saya tak sangka seorang kapten boleh menilai kelayakan perubatan hanya melalui pandangan mata." - DOKTOR NURIN SYAFIA "Di medan perang, mata kasar lebih penting dari sijil." - KAPTEN IZZ ZAFRAN "Nasib baik saya bawa lebih daripada sekadar sijil. - DOKTOR NURIA SYAFIA Pertemua itu telah mencetuskan sedikit konflik antara mereka, namun Nurin tahu, dia harus kekal profesional dan tidak terbawa-bawa dengan arus emosi diperlekehan begitu oleh ketua skuad yang dingin dan kerek itu. Pertemuan mereka mencetuskan konflik halus, tetapi Nurin tahu dia mesti kekal profesional, menahan diri daripada terbawa emosi walaupun diperlekehkan oleh ketua skuad yang dingin dan kerek itu. Manakala, Zafran pula tidak melepaskan peluang, matanya sentiasa mengawasi setiap pergerakan doktor muda itu, seolah-olah ingin menilai bukan sahaja kecekapan, tetapi juga keberanian Nurin berada di medan perang. "Kau menangis? Huh, kau takut ke?" - KAPTEN IZZ ZAFRAN ​"Tak. Saya tak takut. Saya tak menangis." DOKTOR NURIN SYAFIA "Bagus. Simpan air mata kau tu. Jangan jadi liabiliti dalam misi ni. Aku tak nak misi ni gagal sebab kau. - KAPTEN IZZ ZAFRAN Namun, Nurin berjaya membuktikan bahawa kecekapannya bukan sahaja terletak pada uniform bertanda tentera, tetapi juga pada kecekalan, ketenangan, dan kepintaran yang tersembunyi di sebalik setiap tindakannya, Sehinggalah saat dia terpaksa memberi rawatan kecemasan kepada Zafran. "Kita kena hentikan pendarahan ni sekarang! Jangan biar dia kehilangan lagi darah," - DOKTOR NURIN SYAFIA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bumi
  • diet pepsi
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]
  • Nyangga
  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • My Best Mama
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • Chatralian's Home [END]
Bumi

Bumi sang murid kesayangan Mbah Kliwon, yang selalu menemani sedari kecil. Tidak ada yang pernah melihat Bumi bersama dengan Mbah Kliwon, hanya dalam keadaan darurat saja ia akan mendampingi sang guru. Bumi bukan laki-laki yang mengurusi perihal asmara, sampai ia akhirnya harus merelakan perasaanya ketika ia mengenal cinta pada seorang wanita yang datang berobat kepada gurunya. Bertahun berlalu, ia sendiri mengarungi kehidupan, sampai akhirnya ia dipertemukan kembali dengan keluarga kecil wanita yang pernah ia cintai. Ia membawa serta keponakannya yang bernama Gendhis. Cinta pada pandangan pertama tak terelakkan, tapi apakah Gendhis mau menerima cinta seorang pria matang? Jelas sangat matang dan jauh umurnya. Apakah keluarganya akan menyetujui hubungan mereka? Ada rahasia masa lalu yang Bumi saja tak mengetahuinya. Rahasia apakah itu? Cerita ini fiksi ya gaes Aku akan sedikit mengangkat tema kraton, tapi mohon maaf jika ada kesalahan karena aku gak tahu tatanan kerajaan jawa bagaimana dan bahasa kromo inggilku sangat buruk. Semua tokoh, cerita dan alur murni dari pemikiran penulis. Jika ada kesamaan itu adalah unsur ketidak sengajaan atau terinspirasi saja. Selamat membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines