Pagar Hati: Puisi-puisi Terkunci

Pagar Hati: Puisi-puisi Terkunci

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 29, 2025
WpInfo
Poetry
"Pagar Hati: Puisi-puisi Terkunci" Di balik dinding emas yang menjulang, di antara tumpukan logam berkilau, tersembunyi sebuah kuburan bernama "hati". Buku ini adalah pengakuan lirik tentang mereka yang membangun pagar dari materi-tebal, kokoh, dan mengkilap-namun justru memenjarakan diri dalam kehampaan. Pagar Hati menghimpun rangkaian sajak yang menggugat ironi kehidupan modern: bagaimana manusia rela mengorbankan kehangatan keluarga, keikhlasan sahabat, dan keindahan persahabatan demi mengumpulkan "simbol kebahagiaan" yang ternyata mematikan. Setiap baris puisi menjadi kunci yang membuka pintu ruang-ruang terkunci di dalam jiwa-ruang di mana tawa anak memudar ditelan kesibukan, di mana ibu menatap foto dengan senyum pahit, di mana sahabat hanya menjadi nama di daftar kontak yang tak pernah tersentuh. Melalui diksi yang tajam dan metafora yang menyayat, buku ini mengajak pembaca merasakan: Kesepian di tengah keramaian: Rumah megah yang terasa seperti sangkar, pesta mewah yang hampa dari kehangatan. Pengorbanan yang sia-sia: Waktu, cinta, dan kenangan yang dibakar untuk mengejar angka-angka di rekening. Ironi tragis: Manusia menjadi "tawanan" dalam istana yang dibangun sendiri, lupa bahwa pagar tertinggi yang mereka dirikan sebenarnya adalah dinding di antara mereka dan orang-orang yang mereka cintai. "Pagar Hati" bukan sekadar kumpulan puisi-ini adalah cermin yang menamparkan wajah kita yang terlalu lama menunduk pada uang, hingga lupa mengangkat kepala untuk memandang mata orang tersayang. Sebuah pengingat bahwa harga diri yang sejati tak terukur dari saldo bank, tapi dari keberanian kita untuk merobohkan pagar hati dan membiarkan cinta masuk kembali.
All Rights Reserved
#11
puisihati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Memukul (✅)
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • Rembulan Yang Sirna
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • My Wish
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • poem

Lo pernah gak, tinggal serumah sama orang-orang yang semua punya trauma masing-masing? Gue pernah. Bahkan sekarang masih. Ada 13 anak di rumah ini. Yang satu trauma masa kecil, yang lain dibuang keluarga, yang satunya lagi gak tau arti kata "dipeluk". Kadang kita ketawa. Tapi lebih sering diem, bengong, atau nangis diam-diam di dapur. Bukan karena lemah, tapi karena hidup gak pernah ngajarin caranya sembuh. Semua memukul, gak pernah ada yang memeluk. Warn: Harsh Word, Friendship not Bxb/Boy Loves Start: Jum, 23 Mei 2025 End: Jum, 3 April 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines