Kill Me

Kill Me

  • WpView
    Reads 1,348
  • WpVote
    Votes 322
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 11, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Victorian
Royalty
Romance
"Kenapa?! Kau tak terima dengan perlakuanku?!" Verena mencengkeram kerah kemeja putih Cesare yang kini penuh darah. Wajah pria itu juga sudah babak belur, tapi ia hanya menatapnya dengan sorot mata sarat akan kebencian. Melihat itu, Verena menarik satu sudut bibirnya, mendengus remeh. Dengan gerakan anggun ia mendekatkan bibirnya ke telinga pria itu, lalu berbisik, "kalau kau tak suka, coba saja BUNUH AKU!" ______ Verena Hysterion, seorang Duchess dari Kekaisaran Decaran yang terkenal akan kesombongan dan kekejamannya. Di dukung dengan latar belakang keluarganya yang cukup tinggi, tak ada satu pun bangsawan yang berani menantangnya. Baru-baru ini, wanita itu membeli seorang budak dari pelelangan. Untuk apa? Tentu saja untuk menyiksanya. Cesare Valtieri, seorang budak tampan yang baru saja Verena beli. Pria itu memiliki postur tegap bak seorang kesatria, lengkap dengan wajah tampan meski penuh luka. Di tangan Verena, ia dipaksa tunduk menjadi mainan, ladang penyiksaan, serta boneka kegilaan dari sang Duchess. Namun, sebenarnya apa alasan Verena menyiksa Cesare? Apakah hanya karena bosan? Benarkah dia seorang wanita tak berperasaan atau sebenarnya ada alasan lain dibalik tindakannya? Di tengah siksaan yang kian mengikis kemanusiaan, akankah Cesare tetap diam dan menerima takdirnya atau berbalik menghujamkan pedang ke jantung Verena?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unrestrained Devotion (End)
  • Caesar's Bride
  • The Last Snow
  • [TERBIT] ELARION: Traces Between Time
  • Echoes of the Drowned [ON GOING]
  • CALLISTO
  • 𝕮𝖆𝖕𝖙𝖎𝖛𝖊 𝖎𝖓 𝖙𝖍𝖊 𝕮𝖔𝖓𝖖𝖚𝖊𝖗𝖔𝖗'𝖘 𝕳𝖊𝖆𝖗𝖙
  • Kiss the Mon Chéri
  • A Shrine of Sin and Sanctity (End)
  • A Game of Power and Defiance (End)

"In loss, devotion becomes devastation." ____ Kesalahan terbesar Raja Estes Mortaine bukanlah mengirim keponakannya-Yolande Mortaine-ke garis depan Whatley Pass-jalur perdagangan paling berdarah di Artemisa. Kesalahan terbesarnya adalah mengira ia masih bisa menarik Yolande kembali. Penarikan sang Putri ke Caldera dan pertunangannya dengan Pangeran Mahkota Fitzgerald Mortaine yang seharusnya menjadi akhir dari kekacauan, justru menjadi pemicu perang yang jauh lebih besar. Karena bagi Peregrine Cavanaugh, Hezekiah Millborough, dan Alexander Ebenezer, Yolande bukan lagi sekadar pion politik. Ia adalah obsesi. Dan para monster tidak mengenal batas. Mereka tidak peduli pada diplomasi, tata krama, atau kedaulatan negara. Jika harus menghancurkan kerajaan, menjatuhkan takhta, dan membakar seluruh benua demi satu wanita, mereka akan melakukannya tanpa keraguan. Start: 30/5/2026 End: 13/7/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines