Risk It All For Radeeya

Risk It All For Radeeya

  • WpView
    Reads 3,142
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2026
vote, koment & follow sebelum membaca! Kisah cinta Ravindra Sangkara Rasendriya dan Ladeeya Milky Bharani tidak dimulai dari pernikahan, semuanya sudah dimulai sejak masa remaja. Setelah melewati berbagai cerita bersama, kini mereka memasuki bab baru dalam hidup pernikahan. Namun, kehidupan setelah kata "sah" ternyata tidak seindah yang mereka bayangkan. Kesibukan pekerjaan, perubahan sikap, serta tanggung jawab baru mulai menguji hubungan mereka. Ravindra berusaha menjadi suami yang sabar dan dewasa, sementara Ladeeya masih sering terjebak dalam sikap kekanakannya. Sebuah kehilangan besar terjadi ketika mereka harus merelakan buah hati yang sempat hadir dalam kandungan Ladeeya. Sejak saat itu, ujian demi ujian datang mulai dari sindiran mertua yang menanti cucu, kehadiran perempuan baru di lingkungan kerja Ravindra, hingga kabar pahit bahwa Ladeeya kesulitan untuk hamil karena kelelahan bekerja. Di tengah luka, cemburu, dan harapan yang mulai goyah, Ravindra dan Ladeeya harus belajar kembali tentang arti mempertahankan cinta. Karena terkadang, perjalanan cinta yang sebenarnya.... justru dimulai setelah pernikahan. Bisakah Ravindra dan Ladeeya mempertahankan rumah tangga mereka?
All Rights Reserved
#18
fiksiseru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines