Ruang Harapan

Ruang Harapan

  • WpView
    LECTURES 42,271
  • WpVote
    Votes 6,240
  • WpPart
    Chapitres 24
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 1, 2026
Satu malam mengubah segalanya. Renzee, seorang pria yang terjebak dalam kesalahan tak termaafkan, berusaha menebus dosanya dengan kejujuran pada Angel, wanita yang mencintainya tanpa syarat. Namun takdir merenggut Angel tepat saat mereka mulai belajar merawat hadiah yang datang dari masa lalu-seorang bayi bernama Nina. Tiga belas tahun berlalu, hidup Renzee masih dipenuhi penyesalan. Hingga seorang perempuan datang melamar sebagai babysitter untuk Nina. Perempuan yang tak pernah ia temui... namun entah mengapa terasa begitu akrab. Saat rahasia malam itu perlahan terbuka, mungkinkah luka lama menemukan maafnya? Dan mungkinkah cinta tumbuh dari ruang yang selama ini hanya diisi penyesalan? . . . .
Tous Droits Réservés
#67
chikajkt48
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Nala dan Mas Juragan
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • My Celestia [ON GOING]
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • The Villain Mother
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Hello, KKN!

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu