SAMUDRA TANPA PELABUHAN

SAMUDRA TANPA PELABUHAN

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Rizal, seorang yang suka bermain gitar yang menjadikan musik sebagai satu-satunya cara untuk bernapas, dan Hana, seorang gadis penulis novel yang menganggap kata-kata sebagai rumahnya. bercerita tentang cinta yang tenggelam di antara jarak, waktu, dan kematian. Kisah seorang lelaki yang mencintai seorang perempuan dengan seluruh keberadaannya, namun takdir merenggutnya terlalu cepat. menggambarkan getirnya perpisahan, luka yang tak pernah sembuh, serta kesunyian yang mengendap setelah kehilangan. Layaknya Samudra yang luas, cinta mereka dalam - tapi tak ada pelabuhan tempat ia kembali.
All Rights Reserved
#715
samudra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • Círculo del Destino
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Last Yes!
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • Sweetly Tied
  • EINSTEIN [END]
  • DOMINEX | The Crime Lock

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines