Dari Sang Serana

Dari Sang Serana

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
𝐖𝐚𝐫𝐧𝐢𝐧𝐠 (18+) This story contains elements of trauma, violence, mental health issues and various other topics that are not suitable for readers under 18. Make sure you choose your reading wisely. *** Cinta tak pernah lahir menjadi suci. Ia bisa jadi anugerah, atau bara yang menggerogoti dada. Setiap hati mesti memilih: akan ia rawat, atau ia bakar habis. Di balik coretan tua yang nyaris pudar, tersimpan kisah seorang lelaki yang mencintai dengan sadar, bukan karena buta, tapi karena memilih sang wanita. Bukan untuk nafsu, melainkan demi penghormatan semata. Sebuah cinta yang menolak mati, terikat di atas kertas dan garis, berdoa lebih keras daripada bibir manusia. 𝘜𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘯𝘢, 𝘣𝘪𝘢𝘳 𝘬𝘶𝘥𝘦𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘦𝘴𝘵𝘢. 𝘋𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘳𝘨𝘢, 𝘬𝘶𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱 𝘥𝘪𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘢𝘸𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘥𝘦𝘬𝘢𝘱𝘯𝘺𝘢. [ 𝐕𝐨𝐥. 𝐈 ] 𝐎𝐟 𝐂𝐫𝐢𝐦𝐬𝐨𝐧 𝐂𝐡𝐚𝐦𝐛𝐞𝐫 ©lamourtez 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines