Love and feelings

Love and feelings

  • WpView
    Leituras 12,095
  • WpVote
    Votos 878
  • WpPart
    Capítulos 72
WpMetadataReadMaduroConcluída seg, jun 22, 2026
WpInfo
Fanfic
Tin dan Naret harus menelan pahit kisah cinta mereka berdua. Karna sejak awal hubungan mereka sudah salah, Tin adalah adik sambungnya,mengapa ia bisa mengecani Adiknya sendiri tanpa berpikir panjang dan berakhir saling menyakiti. Bagaimana bisa hubungan mereka berlanjut jika kedua orangtua merekalah yang menjadi pagar batas kisah cinta mereka. Bagi Tin, Pew adalah kakak sekaligus kekasih hatinya. Tin tahu jika ini adalah kesalahannya, sejak awal pew selalu menghindar dan membatasi diri padanya. Jika saja Tin tak terus menggoda Pew,mungkin hubungan mereka takan serumit ini. Kendatinya Tin tak pernah menyesali mencintai Kakak cantiknya itu. Tin yang sejak awal sudah menaruh hati pada Pew,meski awalnya Pew menolaknya tetapi pada akhirnya Pew, Jatuh pada pesona Adiknya sendiri. Akankah mereka berhasil melewati segala rintangan bersama? Ataukah hubungan mereka harus berakhir? Apakah Naret akan menerima pinangan Dome padanya? Bisakah Tin merelakan Kakak tercintanya dimiliki lelaki lain?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Rewriting The Villain (END)
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Obsession Overdose
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey
  • PREGNANT (DewTee)
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • Love me or die

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo