Class XII-b

Class XII-b

  • WpView
    Reads 294
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 19, 2026
SEBELUM BACA CERITANYA, [WAJIB FOLLOW DAN BANTU VOTE] Empat siswa ini menyadari keanehan yang berada di Dirgantara High School. Mereka berempat pun berusaha mencari tahu informasi tentang itu,dan siswa siswi disana juga berkurang diakibatkan kasus pembunuhan secara misterius disana. Banyak ditemukan mayat-mayat diberbagai tempat yang berbeda, tapi sering kali siswa kelas 12-b yang menjadi sasaran nya, ataupun kelas lain. Sampai sekarang, pun , belum ada yang bisa menemukan siapa pembunuhnya dibalik semua ini. Bisakah kamu menebak siapa pelaku dari semua itu? AYO DIBANTU VOTING SETIAP BAB NYA YAA GUYS. DAN BANTU FOLLOW AKUN AKU, TERIMA GAJIHH
All Rights Reserved
#5
kode
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Shadow in the Lab

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines