E.V.I
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang penenun takdir dalam benang-benang cahaya membingkai sebuah konstelasi keabadian hanya untuk satu nama. Dari singgasana kesunyiannya, ia ciptakan sebuah semesta tanpa cela yang berdenyut dalam ritme hatinya. Namun, takdir adalah anomali yang tak bisa diprediksi. Dengan satu hembusan kata, semestanya yang terlipat rapi itu kembali menjadi singularitas yang menelan seluruh cahayanya sendiri. Maka ia pun menjadi pemburu keheningan. Melarikan diri dari penjara cermin yang memantulkan kehampaan. Pencerahan membawanya mendaki puncak lara, menuju sebuah titik di mana langit terasa begitu dekat. Pada kala gema dari masa lalunya yang cemerlang datang kembali untuk menagih ruang, ia tak lagi gemetar. Sebab pilihannya kini bukanlah antara kilau layar atau teduh pepohonan. Pilihannya adalah antara tetap menjadi hantu dalam mesin, atau membiarkan jiwanya ditumbuhi oleh tanah, berakar pada realita, dan akhirnya, mekar dalam keheningan abadi yang telah ia temukan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines