ADRÌARA

ADRÌARA

  • WpView
    Reads 347
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 26, 2025
"Santai, Adrian. Itu cuma kecupan. Anggap aja... ucapan terima kasih." Adrian masih diam, jantungnya berdegup kencang, wajahnya memanas. "Lo... gila ya? Ngapain lo tiba-tiba-" "Kenapa? Nggak boleh?" Clara menyela, suaranya ringan. "Lagipula... itu ciuman pertama gue." Adrian membeku. Kata-kata itu menusuk lebih dalam daripada kecupannya sendiri. Ia menatap Clara tak percaya. "Lo serius?" Clara mengangkat alis, senyum kecilnya tak pudar. "Kenapa nggak serius? Gue nggak pernah buang waktu buat sesuatu yang nggak gue mau." Adrian menelan ludah. Ia ingin menyangkal, tapi bibirnya masih terasa panas. Dan yang lebih mengejutkan-itu juga ciuman pertamanya. Clara menatapnya, seakan bisa membaca isi kepalanya. "Apa? Jangan bilang... itu juga ciuman pertama lo?" Adrian menunduk cepat, menutupi wajahnya dengan tangan. "Bukan urusan lo..." (HARAP BIJAK DALAM MEMBACA,)
All Rights Reserved
#32
adrian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Salah Status

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines