KARMA || DJOERIG DJARIAN [ ON GOING ]

KARMA || DJOERIG DJARIAN [ ON GOING ]

  • WpView
    LECTURES 163
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., oct. 13, 2025
[ ON GOING ] Djoerig Djarian adalah sosok hantu yang konon menghuni tumpukan sampah. Di tanah Sunda, makhluk gaib ini bukanlah nama asing. Sudah sejak zaman dulu, cerita tentangnya beredar dari mulut ke mulut. Kata Djurig berarti hantu, sementara Djarian berarti tempat sampah. Konon, ia suka bergentayangan di sudut-sudut kotor yang jarang dijamah manusia. Bau busuk yang menyengat seolah jadi jejak keberadaannya. Lebih menyeramkan lagi, dipercaya bahwa siapa pun yang berpapasan dengannya bisa tertular penyakit misterius, atau bahkan membawa pulang malapetaka. Cerita ini bermula dari sekelompok siswa-siswi SMA Nusantara yang menamai diri mereka Gang Misteri. Baru-baru ini, mereka mendadak viral di media sosial dan sukses menempati trending topik no.1 YouTube. Semua itu berkat konten prank hantu yang mereka buat-pocong jadi-jadian, kuntilanak bohongan, hingga genderuwo dadakan-yang selalu sukses bikin penonton terpingkal sekaligus merinding. Namun, tawa itu tak bertahan lama. Satu per satu anggota Gang Misteri mulai mendapat teror aneh yang tak masuk akal. Kejadian-kejadian ganjil datang tanpa peringatan: suara langkah di tengah malam, bayangan berkelebat di kaca jendela, bau busuk yang tiba-tiba memenuhi ruangan... hingga penampakan yang membuat darah mereka beku. Bak karma atas ulah mereka yang gemar menakut-nakuti orang lain, kini merekalah yang menjadi sasaran teror. Apa yang dulu hanya lelucon berubah menjadi bumerang. Satu demi satu, mereka harus menghadapi bayangan kelam bernama Djurig Djarian. Teror demi teror terus menghantui, tak memberi kesempatan bernapas. Kini, yang tersisa hanya satu pertanyaan: Apakah mereka bisa lolos... atau justru berakhir menjadi korban berikutnya? Yuk, bagi yang penasaran silakan baca story lengkapnya di bawah ini!! 👇 Start : 27 Agustus 2025 End
Tous Droits Réservés
#458
bahasaindonesia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TUMBAL PESANTREN
  • Hah!Dukun?
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Sukma Lara [END]
  • TAKDIR DIO HANIM
  • CENAYANG (XingQiu)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2

Genré: Horror Religius, Thriller Spiritual, Drama. Tema: Pertarungan antara Kebaikan yang Ikhlas melawan Kesesatan yang Terselubung, kekuatan Iman, persahabatan, dan pengorbanan. Sinopsis: Pesantren Al-Firdaus,yang terletak di daerah terpencil, dikenal sebagai tempat mencetak penghafal Al-Qur'an. Dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang sangat religius dan ketat. Namun, di balik tembok kokoh dan lantunan ayat suci, tersembunyi rahasia gelap yang mengerikan. Kyai Lukman, pemimpin pesantren, beserta para pengawasnya, telah menjalin perjanjian dengan jin-jin kafir untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan duniawi. Perjanjian itu meminta tumbal setiap tahunnya: seorang santri dengan darah dan energi spiritual tertentu. Ning Aira, putri Kyai Lukman yang pemalu dan penakut, hidup dalam ketakutan akan rahasia ayahnya namun tak memiliki keberanian untuk melawan. Kedatangannya membawa perubahan besar. Rifa, adik Rifani, memiliki darah langka yang sangat diincar oleh Kyai Lukman dan para jinnya. Rifani, dengan kemampuan indigonya, serta Arul, teman gaibnya yang setia, mulai merasakan aura tidak wajar di pesantren itu. Bersama Dika yang pendiam namun loyal, dan Rifky yang juga indigo, mereka membentuk persekutuan rahasia. Mereka harus menggali kebenaran mengerikan dari Pesantren Al-Firdaus, sambil menyembunyikan diri dari ancaman Kyai Lukman dan makhluk-makhluk gaibnya. Mereka akan belajar bahwa melawan kekuatan gelap bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan strategi, keberanian, dan keteguhan iman yang tak tergoyahkan. Ning Aira pun dihadapkan pada pilihan sulit: tetap patuh pada ayahnya yang sesat atau membela kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu