WITH ALL DUE RESPECT

WITH ALL DUE RESPECT

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2026
Pertengahan menuju akhir abad ke-19. Gadis kecil yang bahkan tidak tahu bagaimana caranya bertahan hidup harus menghadapi dan menerima amukan masa karena sepotong roti basi yang ia temukan tergeletak di depan toko roti, di samping tempat pembuangan sampah. Di antara jajaran toko yang berdiri di atas tanah milik para bangsawan yang hanya menganggapnya kotoran kecil, pengganggu penglihatan. Membawanya pada sebuah permainan takdir yang dibuat para manusia ceroboh, rakus, dan tamak dari kalangan kelas atas. Perlahan dan terus begitu. Ia jatuh pada permainan itu tanpa sempat memikirkan caranya menyelamatkan diri. Warning !!! : beberapa part mengandung kata kasar, ujaran kebencian, diskriminasi, pelecehan dan lainnya.
All Rights Reserved
#467
fantasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Duchess of Valtor
  • Asmaranala
  • SUAMI KAISAR
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Aveline Rosenthal de Arcyne mati sebelum mahkota menyentuh kepalanya. Dikhianati oleh kaisar yang ia cintai. Ketika ia mengulang kehidupan, Aveline tetap melangkah menuju istana, bukan untuk mengubah nasib, melainkan untuk mengendalikannya. Tunangan itu palsu. Mahkota itu umpan. Dan para pria yang dulu melindungi Seraphielle si gadis bermuka dua. Aveline akan merebut mereka satu per satu. Bukan demi cinta, melainkan demi balas dendam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines