Sejak hari itu, hidup Save tidak lagi sama. Ia tidak pernah meminta keluarga baru. Tidak pernah meminta rumah sebesar itu. Dan yang paling penting-ia tidak pernah meminta seorang kakak tiri seperti Auau. Auau terlihat sempurna di mata semua orang. Sopan, tenang, dan selalu tersenyum di hadapan orang tua mereka. Tapi bagi Save, ada sesuatu yang salah. Sesuatu yang membuat setiap tatapan Auau terasa terlalu dalam... terlalu mengganggu. Pertemuan pertama mereka seharusnya biasa saja. Perkenalan singkat, satu rumah, dua orang asing yang dipaksa menjadi keluarga. Tapi tidak ada yang benar-benar "biasa" ketika Auau mulai memperhatikan Save dengan cara yang tidak seharusnya. Dan Save... mulai sadar bahwa semakin ia menjauh, semakin Auau justru mendekat. Di dalam mansion besar yang sunyi itu, batas antara benci, takut, dan sesuatu yang lain perlahan mulai kabur. "Aku sudah bersabar siang tadi, Save." Dan sejak kalimat itu diucapkan... Save tahu, ini bukan awal yang tenang. Ini awal dari sesuatu yang berbahaya.
More details