Ascendria menceritakan Ashana Namira De Clarens, gadis ceria yang tiba-tiba dijodohkan oleh keluarganya dengan seorang lelaki misterius dari keluarga terpandang. Namira yang keras kepala berusaha melawan, namun justru terjebak dalam pusaran pilihan besar antara cinta, keluarga, dan kebebasan.
Dua kakaknya, Abyssal Veyron dan Alysander Kaelith, selalu ada di sisinya, dengan cara mereka masing-masing-Veyron dengan canda dan kehangatan, Kaelith dengan ketegasan dan perhatian diam-diam. Tetapi semua berubah ketika Namira bertemu sosok calon yang tak terduga: dingin, penuh rahasia, namun diam-diam mampu membuat pertahanan hatinya runtuh.
Konflik keluarga, ikatan bisnis dan cinta yang tumbuh di tengah keterpaksaan menjadikan perjalanan Namira bukan sekadar kisah perjodohan, melainkan perjalanan menemukan dirinya sendiri.
"Gue datang bukan karena mau. Jadi jangan terlalu percaya diri." cetus Namira
Pria itu tersenyum tipis dan menatap lurus, "Gue juga ngga minta lo jatuh cinta sekarang."
Namira mendengus, menatap ke arah lain, "Bagus, jadi kita sama-sama ngga terpaksa."
Pria itu mendekat "Tapi, kalau suatu hari nanti lo sadar... kalo cuma gue yang bisa ngebuat lo merasa pulang, jangan bilang gue ngga pernah memperingatkan."
Namira terdiam. Dadanya berdegup tak karuan, meski mulutnya tetap ingin membantah. Untuk pertama kalinya, ia merasa ancaman itu justru terdengar seperti janji.
Raras mengenal Marco sebagai teman dari Kakak laki-lakinya dan dengan segala perhatian yang Marco berikan Raras sadar betul jika dirinya sudah jatuh hati kepada pria itu. Semuanya berjalan lancar, ungkapan cinta saling berbalas karena keduanya memiliki rasa yang sama. Namun, ternyata tidak ada yang mudah. Sikap posesif Marco yang awalnya membuat Raras menjadi perempuan paling beruntung karena merasa sangat dicintai tapi pada akhirnya membuatnya jengah juga.