ISTRI JADI JADIAN [End]

ISTRI JADI JADIAN [End]

  • WpView
    LECTURAS 333
  • WpVote
    Votos 100
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, ene 10, 2026
Saya Jhon Ez, pria tampan berusia 28 tahun 10 tahun yang lalu. Saya heran, diusia yang sudah tidak muda ini, saya belum juga memiliki pasangan. padahal.. tampang saya mirip.. DJ panda. ganteng kan woiii? nah, tapi tidak ada wanita yang Sudi untuk menjadi istri saya. sampai akhirnya Emak saya mencari jalan pintas. kalian tau, apa itu jalan pintasnya? yap tentu saja dukun. Dari sanalah kehidupan saya menjadi aneh. kuy, dengarkan aku bercerita!! Happy Reading! follow me!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dendam Kenanga
  • Teror Setan
  • Daddy's Little Babby
  • My Twins [On Going]
  • Got dropped into a ghost story, still gotta work (1-200)
  • Terperangkap dalam Gelap (EOS) -TAMAT-
  • DESA PININGIT
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Anjing Serigala Kecil Telah Tiba
  • GANJIL

Kenanga, kembang desa yang kecantikannya laksana cahaya bulan. Ia tak pernah tau, pesona yang dianugerahkan padanya adalah kutukan. Senyum manisnya menjadi duri yang menusuk hati para perempuan, sementara bening matanya bagai jerat para lelaki berlidah manis dan berhidung belang. Di balik lirikan dan bisikan, tersimpan nafsu yang mengendap, bercampur dengan dengki yang membara. Hari demi hari, langkah Kenanga diiringi bahaya yang mengintai, makin mendekat dan menunggu saat yang tepat. Hingga suatu malam, di bawah langit pekat, ia dijebak dan diseret ke tempat di mana teriakan tak akan pernah sampai ke telinga siapa pun. Tubuhnya diperlakukan tanpa belas kasih, suaranya terhenti dalam cekikan ketakutan, dan hidupnya direnggut dengan cara yang tak pantas bagi siapa pun. Namun, kematian bukanlah akhir bagi Kenanga. Dari tanah basah yang memeluk jasadnya dan tebaran bunga kenanga yang layu di pusaranya, bangkit dendam yang tak terbendung. Bagi mereka yang pernah menyakitinya, malam-malamnya tak akan pernah sunyi lagi-sebab bisikan kematian kini berjalan di sisi mereka.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido