With Us: Threads of Forever

With Us: Threads of Forever

  • WpView
    Reads 637
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 3, 2025
Di balik nama besarnya dan senyum anggun yang selalu ia tunjukkan, Serena Ardelia Maheswara sebenarnya memendam keresahan. Hidupnya terasa seperti kotak musik, tampak indah dan teratur, namun sebenarnya ia merasa terkekang oleh aturan keluarga dan tuntutan untuk selalu tampil sempurna di depan publik. Sementara itu, Sebastian Alister Leonardo Wirajaya adalah sosok yang berbeda. Ia dingin, karismatis, dan sulit ditebak. Meski hidup dalam tekanan ekspektasi orang lain, ia lebih memilih untuk bersikap acuh. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa di balik sifat "pemberontak" itu, Sebastian sebenarnya memiliki sisi yang lembut. Sejak lama, takdir keduanya sudah terhubung melalui sebuah rencana lama. Perjodohan. Kini, saat mereka mulai beranjak dewasa, bayangan perjodohan itu kembali muncul. Mereka pun dihadapkan pada pilihan sulit, mengikuti jalan yang sudah diatur keluarga, atau berani mencari arti cinta dengan cara mereka sendiri. Kisah tentang dua anak manusia dari keluarga terpandang yang mencoba menemukan keberanian di tengah tradisi yang menjepit mereka.
All Rights Reserved
#445
bluesy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • I Want to Live
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor
  • Second
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines